RAKORNAS KI SE-INDONESIA KE-8 MAKASSAR 16-18 NOVEMBER 2017: MEMBANGUN DEMOKRASI DAN MENCEGAH KORUPSI

 

75a6a331e4607a11d82dd19dbda3c9afb640d2ccSebagai pelaksana UU 14/2008 mengawal Keterbukaan Informasi di Indonesia, Komisi Informasi Se-Indonesia diingatkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasil Limpo (SYL) agar keterbukaan informasi publik diwujudkan untuk kemajuan bangsa dan negara yang utuh menuju kesejahteraan rakyat. Hal tersebut disampaikan oleh SYL ketika membuka Rakornas KI Se-Indonesia Ke 8 di Makassar yang berlangsung pada tanggal 16-18 November 2017.

Rakornas yang diikuti oleh KI Pusat, 30 KI Provinsi, 4 KI Kabupaten dan 1 KI Kota ini, kali ini bertemakan,”Keterbukaan Informasi Publik, membangun Demokrasi dan Mencegah Korupsi.” Bukan tidak ada alasan dengan tema tersebut di atas. Maraknya kasus-kasus korupsi di berbagai level dan menjelang tahun politik 2018 (Pilkada Serentak) dan 2019 (Pileg dan Pilpres), menjadi perhatian sendiri bagi Komisi Informasi Se-Indonesia. Komisi Informasi (KI) Kota Cirebon turut hadir sebagai peserta dengan mengirimkan 4 Komisioner (Erlinus Thahar, Nuryani, Nurhendra dan Dadang Suherman) dan Sekretaris Wawan Supramuka.

Rakornas 2017 ini juga menghasilkan rumusan-rumusan strategi Komisi nInformasi mengawal keterbukaan informasi publik demi terciptanya Good Governance di semua Badan Publik (BP) yang bebas korupsi.

Selama 3 hari, para komisioner merumuskan rekomendasi-rekomedasi yang akan dilaksanakan oleh KI Pusat dan KI Seluruh Indonesia. Salah satu rekomendasi yang penting adalah perlunya KI melakukan MOU dengan sejumlah lembaga negara, seperti KPK dan Komisi Yudisial dalam bidang pencegahan korupsi, dengan KPU RI terkait transparansi proses kepemiluan.

Di sisi lain, Tenaga Ahli Menkominfo Freddy H. Tulung, perlu dilakukannya sejumlah riset dan penelitian untuk memastikan peningkatan partisipasi publik dalam penentuan kebijakan publik seiring dengan terbitnya UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik ini.

Para peserta Rakornas melakukan rapat-rapat di masing-masing bidang (Eksternal, Kelembagaan, Advokasi Sosialisasi Edukasi dan PSI). Pada akhir kegiatan Rakornas,  selain melahirkan  sejumlah rekomendasi, pada sidang pleno akhir, ditunjuklah KI Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah  Rakornas KI Ke -9 yang dijadwalkan berlangsung bulan Juni 2018.*****